16 September 2017 - DKM AL HIJRAH PH6 : DKM AL HIJRAH PH6

16 September 2017

September 16, 2017

Hadits ke-18

Dari abu darda, Rasulullah saw mewasiatkan kepadaku dengan sembilan hal
1. jangan engkau menyekutukan Allah dengan apapun meski engkau dimutilasi atau dibakar
2. jangan sekali kali tinggalkan sholat wajib sengaja, karena barangsiapa meninggalkannya maka lepaslah jaminan Allah
3. jangan sekali kali minum khamr karena ia adalah kunci segala keburukan
4. taati kedua ortumu, meski keduanya menyuruh untuk keluar dari duniamu
5. jangan sekali kali menentang penguasa meski engkau menganggap engkaulah yang benar
6. jangan lari dari perang yang tengah berkecamuk, meski engkau binasa dan semua rekanmu meninggalkanmu
7. belanjakan dari hartamu untuk keluargamu
8. jangan angkat tongkatmu dari keluargamu dan
9. takut takuti mereka akan Allah
penjelasan hadits
1. (bi tis’in)  termasuk dhabtil ilm/ memantapkan ilmu dengan adanya hitungan
2. (jangan syirik meski dipotong atau dibakar)
a. kemungkinan maksudnya adalah -jangan syirik dengan HATI- sehg kalaupun dipaksa maka tetap tenang keimanan
b. adapun orang yang dipaksa maka tidak dihukum ((illa man ukhriha))
c. boleh juga seseorang mengambil aziimah
3. (jangan tinggalkan sholat)
a. pentingnya sholat
b. kafirnya orang yang meninggalkan sholat
4. (jangan minum khamr)
a. (ummul fawahisy/ khobaaits, man syaribaha…)  maksudnya pokok keburukan
b. dinamai khamr karena menutup /khimar akal
c. (membunuh, zina dengan umminya, minum khamr –maka dia pilih yang terakhir menurut dia- dan akhirnya dia melakukan semuanya)
d. kebaikan dan keburukan punya pintu pembuka
e. diantara pintu keburukan adalah khamr
5. (taati ortumu..)
a. semua hal kecuali dll maksiat
b. (anak kalian adalah pemberian untuk kalian, mereka dan harta mereka milik kalian ambil harta mereka semau kalian)
c. jangan bakhil ke ortu yang telah membesarkan dan mendidiknya karena tidak akan sebanding harta yang diberikan dengan hamil, melahirkan ,menyusui, mengajari dll
6. (jangan keluar dari ketaatan pada waliy amr meski kamu menganggap kamu dalam posisi yang benar)
a. (wa in raita fi nafsika annaka anta)  sebab seseorang menentang penguasa adalah merasa benar
b. menentang penguasa melahirkan kekacauan, instabilitas dll dst
c. oleh karenanya terlarang dalam agama
d. nabi menyebutkan faktor pendorong
7. (jangan lari dari perang, meski …)
a. lari dari perang adalah dosa besar, kec ((mutahayyizan au mtaharrikan))
b. nabi juga menyebutkan faktor disini yaitu larinya teman dari medan perang
8. (infaq sebatas kemampuanmu untuk keluargamu)
a. wajibnya memberi nafkah kepada keluarga ((liyunfiq dzu sa’atin..))
b. ((laa yukallifu..))
9. (jangan angkat tongkatmu atas /’ala keluargamu)
a. maksudnya dalam hal yang tidak harus dipukul
b. dalam riwayat lain “dari”/’an
c. bolehnya memukul namun perlu diperhatikan bahwa tidak boleh ifrooth atau tafriith
d. ia adalah jalan terakhir dan bukan pukulan yang membahayakan misal di wajah
10. (takutilah mereka kepada Allah)
a. kebanyakan pengajar atau ortu lalai dalam hal ini
b. kebanyakan menakuti mereka dengan pribadi tertentu
c. ((ya bunayya, innahaa in taku..) luqman
d. mendidik anak dengan muroqobah  senantiasa menjadi orang takwa
e. wasiat semisal ini hendaknya diULANG ULANG AGAR menancap
pelajaran hadits
1. bagusnya metode pengajaran nabi saw
2. pentingnya sembilan hal tsb
3. menomorsatukan tauhid dan menjauhi syirik dalam masalah wasiat
4. pentingnya menjaga sholat apapun keadaannya
5. berharganya akal dan islam menjaga akal dari kerusakan
6. wajibnya taat kepada ortu selama bukan maksiat
7. wajibnya taat kepada ulil amri
8. wajibnya perhatian kepada nafkah keluarga
9. demikian juga pendidikan keluarga (batin)