Hadist 38, 39, 40, 41, 42 - DKM AL HIJRAH PH6 : DKM AL HIJRAH PH6

Hadist 38, 39, 40, 41, 42

February 4, 2018

hadits 38
1. (shadaqah jariyah ) : membeli sumur, membangun sekolah yatim, atau mewakafkan sesuatu
2. (ilmu bermanfaat) : ilmu, kitab, atau rekaman yang bermanfaat yang ilmu sampai melalui dirinya, termasuk membagi kitab, mencetaknya
3. (anak sholeh yang mendoakannya) : doa anak sampai dan bermanfaat bagi ortunya
a. anjuran untuk mencetak anak anak sholeh/ah
4. ada mayat yang panen pahala padahal dia di kubur dengan salah satu atau tiga hal ini dan SEBALIKNYA
5. ada yang masih hidup namun tidak menambah kec dosa
6. keutamaan menikah dengan niat mencari keturunan shalih yang mendoakan (an nawawi)
7. anjuran mencari pasangan hidup shalih/ah
8. gak perlu KB
hadits 39
1. pada asalnya seseorang hendaknya berwasiat
2. ما حقُّ امرِئٍ مُسلمٍ يبيتُ ليلتينِ ولَهُ شيءٌ يوصي فيهِ ، إلَّا وصيَّتُهُ مَكْتوبةٌ عندَهُ
عبدالله بن عمر• الألباني، صحيح الترمذي ٩٧٤ • صحيح
3. bentuk birul walidain sepeninggal ortu dengan harta adalah dengan sadaqah atas namanya
4. shodaqoh atas nama ortu bermanfaat
5. atau umroh atau haji dll
pertanyaan
adakah selain tiga bayi tadi yang berbicara ?
syaikh albani menyebutkan selainnya yaitu kisah shohibul ukhdud, sedang ulama lain mengkompromikan hadits tsb dengan menyebutkan bahwa shohibul ukhdud itu sudah agak besar wallahu a’lam
Bab birr kepada orang yang dulu biasa disilaturahmi bapaknya
bab ini menjelaskan bahwa temasuk berbakti kepada bapak adalah menyambungkan silaturahmi dengan orang yang biasa disambung silaturahmi nya oleh bapaknya
peringatan bagi anak baik semasa hidup bapaknya atau setelah wafat bapaknya
(menit 5 : 55)
hadits 40 dan 41
1. safar : ke mekah
2. yang ditemui adalah anak teman baiknya Umar/bapaknya
3. alasta ibnal fulan : menunjukkan anak hendaknya akrab dengan bapaknya sehingga tahu teman baiknya,
a. beda dengan sebag anak anak sekarang (11.40)
b. tanda kiamat adalah diucapkan salam hanya pada yang dikenal
c. “ إن من أشراط الساعة، ان يمر الرجل في المسجد لا يصلي فيه ركعتين، والا يسلم الرجل إلا على من يعرف “. (رواه ابن خزيمة في صحيحه، وصححه الألباني بطرقه كما في تعليقه على ابن خزيمة)
4. hadits ini dhaif karena wahm dari abdullah bin shalih, yaitu ucapannya “ ihfazh dst” adapun yang ada adalah “inna abarral dst”. adapun kisahnya maka benar
5. dalam riwayat lain “inna abarral…ba’da an yuwalli (yamuut)” 
6. yasta’qib : membawa untuk ganti kendaraan
7. ibnu umar berbuat baik kepada anak teman bapaknya
8. “fayuthfi-a Allah nuurok”  dhaif karena tidak ada yang marfu’
BAB tidak boleh memutus hub dengan orang yang dulu menyambung hub dengan bapakmu sehingga padam cahayamu
hadits 42
1. birrul kepadanya termasuk birul ab
2. padam cahayamu  umum bagi semua maksiat, termasuk memutus silatuahmi
3. makna shahih namun hadits ini tidak shahih